Dampak Penambangan Pasir Terhadap Kerusakan Lingkungan

Authors

  • Muhammad Al Mi’raj Rawa Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Halu-Oleo
  • La Harudu Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Nursalam Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo
  • Andrias Andrias Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/jppg.v10i4.445

Keywords:

mining, sand, damage, satellite imagery

Abstract

Puusangi Village is an area with sand mining activities using suction machines, which have generated significant environmental impacts. This study aims to examine the effects of sand mining in the Konaweha River on environmental degradation in Puusangi Village, Anggalomoare District, Konawe Regency, employing a descriptive quantitative approach combined with Maxar satellite imagery analysis. The findings reveal road damage, a decline in fish populations, morphological changes in the river such as widening and channel shifts, and increased risks to infrastructure due to riverbank erosion. Analysis of Maxar imagery from 2014, 2019, and 2024 shows significant changes, including accretion, channel shifts, and narrowing distance between the riverbank and the road, indicating high-intensity sand mining activities. These results imply the urgent need for sustainable mining management and environmental mitigation policies to prevent further degradation. In conclusion, this study highlights that sand mining in Puusangi Village not only causes physical damage to the river but also poses serious socio-economic threats that require immediate attention.

References

Ansahar, A. (2017). Penilaian Ekonomi dan Dampak Lingkungan di Penambangan Pasir Darat di Kota Tarakan, Kalimantan. Jurnal Geologi Pertambangan (JGP), 1(21), 40-52.

Burke, M., Driscoll, A., Lobell, D. B., and Ermon, S. (2021). Using Satellite Imagery to Understand and Promote Sustainable Development. Science, 371(6535), eabe8628.

Firdaus, F. (2019). Dampak Lingkungan dan Sosial Penggalian Pasir Sepanjang Aliran Sungai di Kota Bima (Studi di Kelurahan Rabadompu Timur Kota Bima). Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, 6(1), 9-26.

Fridtriyanda, A., Herniti, D., Pranajati, A., dan Wicaksana, A. D. (2023). Analisis Kerusakan Lingkungan Fisik pada Penambangan Pasir Sungai di Wilayah Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 23(1), 17-26.

Gusri, L., Yanova, S., dan Dayanti, R. (2024). Dampak Pertambangan Pasir dan Kerikil Terhadap Kualitas Air Sungai Batang Merangin di Desa Keroya, Merangin. Jurnal Teknologi Lingkungan, 2(2), 58-68.

Hadju, N. N. (2025). Penegakan Hukum Lingkungan dalam Pengelolaan Pertambangan. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 594-598.

Hastuti, H. (2017). Perempuan Penambang Pasir dan Batu di Daerah Aliran Sungai Gendol (Quo Vadis Strategi Bertahan Hidup dan Kerusakan Lingkungan di Lereng Merapi). Palastren: Jurnal Studi Gender, 10(1), 109-130.

Iriani, D. (2013). Analisis Nilai Ekonomi Manfaat dan Dampak Negatif Penambangan Pasir Illegal di Sungai Brantas Kelurahan Semampir Kota Kediri. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Kurniawan, D., Perdana, P., dan Mardhika, J. G. (2024). Pertambangan Pasir Laut sebagai Sumber Bencana: Dampak Pertambangan Pasir Ilegal di Pulau Kangean. Daulat (Jurnal Agraria, Adat dan Desa), 1(1), 1-20.

Kurniawan, R., Sutikno, S., dan Sujatmoko, B. (2017). Analisis Perubahan Morfologi Sungai Rokan Berbasis Sistem Imformasi Geografis dan Penginderaan Jauh. Jurnal Online Mahasiswa Bidang Teknik dan Sains, 4(1), 1-10.

Maulani, F. A. (2022). Sumber Daya Bahan Tambang di Indonesia. CV Media Edukasi Creative.

Nurahmi, A., dan Zahid, A. (2024). Penambangan Pasir Ilegal: Studi Kasus Dampak Ekologi Penambangan Pasir Ilegal pada Desa Sumberasri Nglegok Blitar. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 5(1), 20-32.

Pratama, V. (2017). Dampak Penambangan Pasir Terhadap Penggunaan Lahan Pertanian di Desa Selok Awar–Awar Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Swara Bhumi, 5(3).

Pratiwi, D. (2016). Studi Deskriptif Kondisi Sosial Perempuan Penambang Pasir Ditinjau dari Teori Feminisme Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. Skripsi. Universitas PGRI Yogyakarta, Yogyakarta.

Saad, M., Yunus, A. R., dan Muslihati, M. (2021). Dampak Eksploitasi Sumber Daya Alam dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Perspektif Ekonomi Islam: Studi Pada Tambang Pasir CV Putra Kembar Polewali Mandar. Madinah: Jurnal Studi Islam, 8(1), 131-146.

Septiani, S., dan Amini, R. (2017). Kontribusi Pendapatan Ibu Rumah Tangga Penambang Pasir terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Lenek Daya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Bingkai Ekonomi (JBE), 2(2), 48-54.

Shalahuddin. (2023). Peran Pemerintah Dalam Menangani Tindak Pidana Pertambangan Ilegal Galian C Menurut UU Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan Hukum Islam (Studi Kasus Pada Aktivitas Galian C di Gampong Neuheun Aceh Besar). Skripsi. Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutedi, A. (2022). Hukum Pertambangan. Jakarta: Sinar Grafika.

Sutrisno, A. D. (2016). Analisis Kerusakan Lingkungan Fisik Akibat Penambangan Pasir dan Batu di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. PROMINE, 4(1), 28–33.

Undang–Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Undang–Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Waniatri, W., Muslihudin, M., dan Lestari, S. (2022). Strategi Pengelolaan Pertambangan Pasir Berkelanjutan di Desa Luragung Landeuh, Kuningan, Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan, 23(01), 28-41.

Published

2025-10-03

How to Cite

Rawa, M. A. M., Harudu, L., Nursalam, L. O., & Andrias, A. (2025). Dampak Penambangan Pasir Terhadap Kerusakan Lingkungan. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 10(4), 445–456. https://doi.org/10.36709/jppg.v10i4.445

Issue

Section

Articles