Analisis Risiko dan Mitigasi Bencana Angin Puting Beliung Berbasis Sistem Informasi Geografis

Authors

  • Shofa’ Nur Amirah Khairiyah Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo
  • Andrias Andrias Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo
  • Tahir Tahir Program Studi Geografi, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Nursalam Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/jppg.v10i2.235

Keywords:

tornado, Kendari City, disaster mitigation, disaster risk

Abstract

Kendari City often experiences tornado disasters that cause many losses. A tornado disaster risk analysis needs to be conducted to reduce the losses. This study aims to determine the distribution of the risk of tornado disaster in Kendari city as well as mitigation efforts that need to be done based on the level of disaster risk. This type of research is quantitative descriptive research with spatial analysis. The results showed that Kendari city has 5 levels of risk of puting twister disaster. Very low risk level with a total land area of 4176,77 ha (15,13%), low risk level of 3.514,86 ha (12,74%), moderate risk level of 14.218,44 ha (51,52%), high risk level of 5.230,71 ha (18,95%), and very high risk level of 457,38 ha (1,66%). The tornado disaster mitigation plan can be carried out based on the priority of disaster risk in Kendari city. Mitigation in very high to high risk areas is prioritized on prohibiting development, improving disaster management systems, and conservation measures. Mitigation in moderate risk areas is prioritized on the implementation of building standard rules that take into account wind loads and material safety. Mitigation in low to very low risk areas is prioritized on limiting development so as not to result in land conversion.

References

Aji, L. J., Meiliasari, D. P., Apriyadi, R. K., Maarif, S., Sumantri, S. H., dan Wilopo, W. (2022). Kapasitas Pengurangan Risiko Bencana Multi-hazard Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Guna Mendukung Keamanan Nasional. PENDIPA Journal of Science Education, 6(1), 64–72.

Aldiansyah, S., dan Wardani, F. (2023). Analisis Spasio-Temporal Fenomena Urban Heat Island dan Hubungannya Terhadap Aspek Fisik di Kota Makassar (1993-2021). Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 24(1), 1-11.

Amri, Mohd. R., Yulianti, G., Yunus, R., Wiguna, S., Adi, A. W., Ichwana, A. N., Randongkir, R. E., dan Septian, R. T. (2016). Risiko Bencana Indonesia. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Aslamsyah, A. F., Pranoto, Y. A., dan Prasetya, R. P. (2020). Sistem Informasi Geografis Daerah Hortikultura (Sayuran) Kabupaten Malang. Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 4(2), 37–43.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB]. (2015). Petunjuk Teknis Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Daerah Tingkat Kabupaten. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Badan Nasional Penanggulangan Bencanan [BNPB]. (2023). Data Informasi Bencana Indonesia. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list (Diakses 5 Maret 2024)

Badan Pusat Statistik [BPS]. (2023). Kota Kendari dalam Angka tahun 2023. https://kendarikota.bps.go.id/publication/2023/02/28/07a75f2275f1c4aa06ccc9d1/kota-kendari-dalam-angka-2023.html (Diakses 20 Maret 2024).

Budjang, A. F. (2021). Kajian Risiko dan Mitigasi Bencana Pada Kawasan Wisata Pesisir Kabupaten Takalar (Studi Kasus: Kecamatan Mangarabombang). Skripsi. Universitas Hasanuddin, Makassar.https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/4646/ (Diakses 15 Maret 2024).

Destiana, M. (2023). Pemetaan Tingkat Ancaman Angin Puting Beliung Berbasis Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh di Kabupaten Bandung Bagian Timur. Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Dinata, A., dan Dhiniati, F. (2019). Pemetaan Risiko Bencana Tanah Longsor Sebagai Upaya Mitigasi di Kota Pagar Alam. Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil, 6(1), 46-52.

Fadillah, A. Y. (2019). Analisis Tingkat Risiko Bencana Angin Puting Beliung Memanfaatkan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis di Kota Semarang. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. https://eprints.ums.ac.id/71987/13/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf (Diakses, 10 Maret 2024).

Ganang, H. A. (2015). Analisis Risiko Bencana Erupsi Gunungapi Sundoro di Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta. https://eprints.uny.ac.id/18462/ (Diakses, 25 Februari 2024).

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2019). Konservasi Perairan Sebagai Upaya Menjaga Potensi Kelautan dan Perikanan Indonesia. https://kkp.go.id/djprl/artikel/21045-konservasi-perairan-sebagai-upaya-menjaga-potensi-kelautan-dan-perikanan-indonesia (Diakses, 1 April 2024)

Nurhijriah, L., Ruhiyat, Y., Saefullah, A., dan Rostikawati, D. A. (2022). Pemetaan Distribusi Curah Hujan Rata-Rata Menggunakan Metode Isohyet di Wilayah Kabupaten Tangerang. Newton-Maxwell Journal of Physics, 3(2), 46–55.

Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana [PERKA BNPB] Nomor 02 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana.

Ruuska, S., Hämäläinen, W., Kajava, S., Mughal, M., Matilainen, P., dan Mononen, J. (2018). Evaluation of The Confusion Matrix Method in The Validation of An Automated System for Measuring Feeding Behaviour of Cattle. Behavioural Processes, 148(4), 56–62.

Rwanga, S. S., dan Ndambuki, J. M. (2017). Accuracy Assessment of Land Use/Land Cover Classification Using Remote Sensing and GIS. International Journal of Geosciences, 8(4), 611–622.

Suryani, J. T., Rahaningsih, N., dan Dana, R. D. (2024). Penerapan Asosiasi untuk Menganalisa Penjualan Barang Menggunakan Algoritma Fp-Growth. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(3), 3435-3440.

Susanti, Y., Syafrudin, dan Helmi, M. (2020). Analisa Perubahan Penggunaan Lahan di Daerah Aliran Sungai Serayu Hulu dengan Pengginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis. Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 13(1), 23-30.

Syafitri, A. N., Maru, R., dan Invanni, I. (2021). Analisis Tingkat Bahaya Bencana Angin Puting Beliung Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Environmental Science, 3(2), 127-139.

Tahir. (2024). Mitigasi dan Gerakan Massa Batuan Pada Lahan Eks Tambang di Sulawesi Teggara Menggunakan Data Pengindraan Jauh. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Taufik, M., Kurniawan, A., dan Putri, A. R. (2016). Identifikasi Daerah Rawan Tanah Longsor Menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografis). Jurnal Teknik ITS, 5(2), 78-82.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Utami, S. D., dan Mustari, H. (2020). PERUT SINCAN (Snakes and Ladders Game of Disaster Mitigation) as a Disaster Education Learning Medium. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 3(1).76-82.

Utami, W., dan Indardi, I. G. (2019). Kartografi: Modul Teori PPK-1202/2 SKS/ACARA I-V. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.

Wibowo, Y. A., Dewi, R. P., Ronggowulan, L., Anjarsari, R. Y., dan Miftakhunisa, Y. (2020). Penguatan Literasi Mitigasi Bencana Angin Puting Beliung untuk Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Munggur, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Warta LPM, 23(2), 165–179.

World Meteorological Organization. (2017). WMO No 1203: WMO Guidelines on the Calculation of Climate Normals. In WMO-No. 1203 (Issue 1203).

Yunus, S. R. (2023). 435 Rumah di Kendari Rusak Diterjang Angin Kencang. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/03/08/435-rumah-di-kendari-rusak-diterjang-angin-kencang (Diakses, 15 November 2024).

Published

2025-04-08

How to Cite

Khairiyah, S. N. A., Andrias, A., Tahir, T., & Nursalam, L. O. (2025). Analisis Risiko dan Mitigasi Bencana Angin Puting Beliung Berbasis Sistem Informasi Geografis. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 10(2), 129–147. https://doi.org/10.36709/jppg.v10i2.235

Issue

Section

Articles